Penyusunan
tes dilakukan dengan langkah-lanngkah sebagai berikut:
1.
Menentukan tujuan mengadakan tes
2.
Mengadakan pembatasan terhadap bahan yang akan diteskan.
3.
Merumuskan tujuan instruksional khusus dari tiap bagian bahan
4.
Manderetkan semua TIK dalam tabel persiapan yang memuat ula aspek tingkah laku
terkandung dalam TIK itu. Tabel ini digunakan untuk mengadakan identifikasi
terhadap tingkah laku yang dikehendaki, agar tidak terlewati.
5.
Menyusun tabel spesifikasi yang memuat pokok materi, aspek berpikir yang diukur
beserta imbangan antara kedua hal tesebut.
Tabel
spesifikasi yang juga dikenal dengan kisi-kisi adalah sebuah tabel yang
didalamnya dimuat rincian materi tes dan tingkah laku beserta proporsi yang
dikehendaki oleh penilai, dimana pada tiap petak dari tabel tersebut diisi
dengan angka-angka yang menunjukan banyaknya butir soal yang akan dikeluarkan
dalam tes hasil belajar.
Adapun
dari arah taraf kompetensi, biasanya penilai menggunakan model yang
dikembangkan oleh Bloom (1956). Menurut Benjamin S. Bloom, kompetensi kognitif
peserta mulai dari yang paling rendah sampai dengan yang paling tinggi adalah
a.
Pengetahuan/ingatan
b.
Pemahaman
c.
Aplikasi atau penerapan
d.
Analisis
e.
Sintesis, dan
f.
Evaluasi
6.
Menuliskan butir-butir soal, didasarkan atas TIK-TIK yang sudah dituliskan pada
tabel TIK dan aspek tingkah laku yang dicakup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar